Mengenal Kode Error yang Muncul di Browser - Semua pengguna internet pasti pernah menemukan kode-kode error yang sering tampil di browser mereka, entah itu 404, 401, 500 dan lain-lain. Tapi sebenarnya, tahukah kamu apa maksud dari kode error tersebut? Kali ini Jaka akan sedikit membahas tentang hal tersebut, dan secara tidak langsung juga akan menambah pengetahuan kalian semua.Kode error tersebut dibuat untuk menandai error yang terjadi, disebabkan oleh apa dan kenapa. Silahkan simak ulasan berikut:
Status ini menunjukan bahwa kamu tidak diberikan hak untuk mengakses halaman web atau direktori yang ingin dibuka. Solusi: Hal ini tidak bisa kita paksakan, karena memang kita tidak memiliki akses ke dalamnya.
Error 404 menandakan bahwa file atau folder yang dicapai sudah tidak ada atau memang tidak pernah dibuat di wesite tersebut. Solusi: Silahkan kamu periksa URL yang kamu tuju, Apa itu benar adanya atau tidak.
Masalah sama seperti ditunjukkan pada pengguna hosting , status ini muncul karena web Anda kelebihan beban dari batas yang ditentukan. Solusi: Konsultasikan dengan Customer Support penyedia Hosting, dan Upgrade Paket jika memungkinkan.Demikian sedikit informasi yang Jaka berikan, semoga dapat menambah pengetahuan kita semua, agar masyarakat Indonesia dapat lebih melek teknologi dan dunia IT, termasuk hal-hal yang sepele seperti ini.Like Facebook Page, Gabung Grup Facebook, Follow Twitter atau add Google+ JalanTikus untuk terus mendapatkan informasi terbaru seputar teknologi dan download software terbaru untuk PC dan Apps Android dengan Gratis, Aman dan Cepat.
Kode Error yang Muncul di Browser
Error 401: Unauthorized
Status ini menunjukan bahwa kamu tidak diberikan hak untuk mengakses halaman web atau direktori yang ingin dibuka. Solusi: Hal ini tidak bisa kita paksakan, karena memang kita tidak memiliki akses ke dalamnya.Error 403: Forbidden
Status ini muncul hampir sama dengan Error 401. Bedanya, Error 403 juga dapat terjadi ketika URL di situs yang dituju sudah ditutup hak aksesnya pada direktori web server karena tidak ada file di dalamnya. Solusi: Jika kamu administrator web tersebut, tambah sebuah file index.html ke dalam folder tersebut, maka Error 402: Forbidden agar segera hilang.Error 404: Not Found
Error 404 menandakan bahwa file atau folder yang dicapai sudah tidak ada atau memang tidak pernah dibuat di wesite tersebut. Solusi: Silahkan kamu periksa URL yang kamu tuju, Apa itu benar adanya atau tidak.Error 406: Not Acceptable
Status Error 406 ini biasanya jarang ditemukan, dan jika hal ini terjadi, berarti itu karena permintaan kamu tidak dipenuhi oleh server. Solusi: tidak ada. Kemungkinan server sedang down .Error 500: Internal Server Error
Boleh jadi Status Error 500 adalah status yang paling sering ditemukan oleh para pemilik situs web. Pasalnya error sering terjadi karena kesalahan dalam menguraikan kode pemrograman, entah itu PHP, ASP, atau JSP. Solusi: Silakan periksa lagi apa coding dan konfigurasinya telah benar.Error 509: Bandwidth Limit Exceeded
Masalah sama seperti ditunjukkan pada pengguna hosting , status ini muncul karena web Anda kelebihan beban dari batas yang ditentukan. Solusi: Konsultasikan dengan Customer Support penyedia Hosting, dan Upgrade Paket jika memungkinkan.Demikian sedikit informasi yang Jaka berikan, semoga dapat menambah pengetahuan kita semua, agar masyarakat Indonesia dapat lebih melek teknologi dan dunia IT, termasuk hal-hal yang sepele seperti ini.Like Facebook Page, Gabung Grup Facebook, Follow Twitter atau add Google+ JalanTikus untuk terus mendapatkan informasi terbaru seputar teknologi dan download software terbaru untuk PC dan Apps Android dengan Gratis, Aman dan Cepat.
Jangan salah sangka dulu. Cache pada browser memang sangat membantu dalam mempercepat load sebuah situs web. Akan tetapi, ada penyakit tersembunyi jika HardDisk kamu dalam keadaan penuh dan tidak di-defragmentasi secara berkala. File cache yang terkumpul dalam sebuah folder memang memiliki ukuran yang kecil dan mudah sekali terpecah-belah. Selalu pastikan bahwa kamu melakukan defragmentasi rutin dan tetap menjaga space kosong di HardDisk tetap ada, agar kegiatan browsing tetap prima.
Alat seperti smartphone dan laptop yang saling berbagi koneksi WiFi tentu saja dapat memperlambat koneksi perangkat yang lain. Jika kamu sedang tidak menggunakan salah satu perangkat, lebih baik matikan koneksi terhadap WiFi agar tidak menghisap broadband secara diam-diam seperti automatic update, cloud storage , dan lain-lain.
Kini sudah banyak beredar di luar sana aplikasi Android yang dapat membantu menghemat kuota dan mempercepat koneksi internet dengan mudah. Salah satunya adalah Opera Max yang dapat kamu manfaatkan untuk dua titik tersebut.




































































