Jika prosesor adalah otak smartphone, maka baterai bisa diupamakan sebagai jantung smartphone. Tanpa baterai maka smartphone kamu tidak dapat digunakan apa-apa. Maka dari itu smartphone dengan kapasitas baterai yang besar selalu terus dihadirkan oleh banyak vendor. Jika tidak, Anda dapat menggunakan Power Bank.
Tapi jika kamu malas kemana-mana bawa Power Bank, kamu bisa menggunakan bantun aplikasi untuk menghemat penggunaan baterai Android kamu. Berikut ini JalanTikus berikan daftar aplikasi yang akan membantu menghemat baterai Android kamu.
- Tips Hemat Baterai smartphone Tanpa Harus Download Aplikasi
- 10 Cara ini Wajib dilakukan Agar Baterai smartphone Berumur Panjang
- 5 Trik Untuk Menghemat Baterai Asus Zenfone Tanpa Aplikasi Tambahan
Aplikasi penghemat baterai Android Terbaik
Beberapa vendor menyediakan smartphone Android buatannya dengan fitur-fitur khusus penghemat baterai. Tenang, meski smartphone kamu tidak diberikan dengan fitur-fitur khusus, kamu bisa menggunakan bantuan aplikasi untuk menghemat baterai Android kamu.
1. Greenify
Aplikasi yang dulunya dikhususkan bagi pengguna smartphone dengan akses root ini kini sudah dapat dinikmati oleh kamu yang tidak memiliki akses root . Greenify berfungsi untuk membuat aplikasi yang tidak kamu gunakan masuk ke mode Hibernate. Dengan masuk mode Hibernate, maka aplikasi yang kamu hibernasikan tidak dapat berjalan di belakang layar, memberikan pemberitahuan dan lain sampai kamu menjalankan ulang aplikasi tersebut. Efeknya, baterai smartphone kamu jadi lebih hemat.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Ringan | Maksimal jika dengan akses root |
| Tampilan mudah dimengerti | |
| Penghematan baterai dan RAM |
2. Tasker
Dengan Tasker, kamu bisa membuat Android kamu berjalan secara otomatis dalam keadaan tertentu, atau hal lain yang membuat kamu tidak lagi repot-repot terus menerus menjalankan perintah khusus secara manual. Efeknya, karena tidak harus terus menerus membuka smartphone kamu, jadinya baterai pun lebih hemat.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Ringan | Berbayar |
| Tampilan cerah | Butuh bervariasi khusus |
| Membuat program berjalan secara otomatis |
3. Automate
Pada dasarnya AUTOMATE adalah aplikasi sama Tasker. Cara kerjanya adalah dengan membuat sebuah program berjalan secara otomatis jika syarat dan ketentuannya terpenuhi. Kelebihan dari aplikasi ini, Anda tidak perlu ribet-ribet membuat variabel khusus seperti pada Tasker. Oh iya, bukan hanya bisa digunakan untuk menghemat baterai Android, Automate juga bisa kamu gunakan untuk membuat Clash of Clans selalu online , dan masih banyak hal lain yang bisa kamu lakukan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Ringan | Masih sedikit bervariasi otomatisnya |
| Tampilan mudah dimengerti | |
| Tidak butuh akses root |
4. Hibernation Manager
Sama seperti Greenify yang membuat aplikasi Android kamu masuk ke mode hibernasi, Hibernation Manager akan membantu menghemat penggunaan listrik dan RAM smartphone Anda. Bedanya, Hibernation Manager tidak membutuhkan akses root sama sekali untuk menggunakan semua fitur-fitur yang disediakannya. Kelebihan lain yang ditawarkan oleh aplikasi ini adalah ukuran filenya yang kecil.
Untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan aplikasi ini, Anda bisa membacanya di artikel Cara Menghemat RAM dan baterai Android Tanpa Root .
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Tampilan mudah dimengerti | versi gratis terbatas |
| Tidak butuh akses root | |
| Penghematan baterai dan RAM |
5. MoboClean
fitur utama dari MoboClean adalah untuk memberikan akses istimewa seperti pengguna Android yang sudah di- root , tetapi tanpa perlu akses root di Android kamu. Aplikasi ini akan memberikan akses khusus untuk masuk permission suatu aplikasi. Dengan kamu bisa masuk ke akses permissio, kamu bisa menghentikan aplikasi tersebut dari arah secara otomatis di background , sekaligus membuat aplikasi itu tidak auto start .
Jangan lupa baca artikel Cara Mendapatkan Akses Root Tanpa Root ya!
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah digunakan | Perapian fitur aplikasi lain |
| Memberikan kesitimewaan root | |
| Tidak butuh akses root |
6. Akun Sync Profiler
account Sync Profiler berguna untuk membantu Anda mengatur sinkronisasi data di Android kamu . Seperti kamu tahu, dengan terus menerus melakukan sinkronisasi data, maka baterai Android kamu akan cepat habis. Nah, aplikasi ini membantu menghemat baterai Android kamu dengan membuat suatu variabel khusus yang akan membuat koordinasi data berjalan dalam kondisi tertentu saja.
Kamu bisa atur agar sinkronisasi email kantor hanya berjalan selama di kantor, dan waktu di rumah sinkronisasinya berhenti. Atau kamu juga bisa mengatur agar email kantor hanya paralel di weekday, dan tidak aktif saat weekdn. Dengan aplikasi ini, akmu jadi bisa pisahkan ruang personal dan profesional.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah digunakan | Kurang maksimum jika tidak digunakan bareng apliaksi lain |
| Mempermudah jadwal sinkronisasi | |
| Penghematan baterai |
7. Juice Defender
fitur yang menarik dari Juice Defender adalah keleluasaan kamu dalam mengatur jaringan data yang kamu pakai ( mobile data atau WiFi), koneksi Bluetooth, sehingga berbagai mode untuk menghemat baterai. Untuk memudahkan Anda, dalam aplikasi ini tersedia mode Saldo, agressive, sampai Extreme untuk menghemat penggunaan baterai.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Ringan | Versi gratis sangat terbatas modenya |
| Mudah digunakan | |
| Penghematan baterai dengan efektif |
8. DU Battery Saver
Aplikasi ini secara otomatis akan menurunkan kecerahan layar, mematikan koneksi yang tidak terpakai , sampai lokasi Anda untuk menghemat penggunaan baterai Android. Bukan hanya otomatis, kamu juga bisa mengatur secara manual jika ingin membatasi fitur-fitur mana yang akan kamu biarkan tetap aktif.
DU Battery Saver akan menghemat baterai Android kamu tanpa menurunkan kinerjanya. Dan tak lupa tersedia Widget yang akan mempercepat kamu dalam menghemat baterai saat kondisi darurat.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Tampilan dinamis | Terasa berat di sistem |
| Mudah digunakan | Iklan |
| Pilihan mode | |
| Widget yang cantik |
9. Battery Booster Lite
Battery Booster Lite adalah aplikasi yang akan membantu meningkatkan kinerja baterai Android kamu. Aplikasi ini memberikan informasi baterai dengan grafis menarik, memantau proses atau aplikasi apa saja yang menghabiskan baterai Android kamu, serta menyediakan solusi terbaik agar baterai Android kamu tidak terbuang sia-sia.
10. Easy Battery Saver
Cukup dengan menekan tombol Optimize Now pada Easy Battery Save , aplikasi ini secara otomatis akan memindai dan mendeteksi beberapa aplikasi agar berjalan dengan lebh hemat daya. Selanjutnya semua fitur-fitur yang tidak kamu butuhkan akan mulai berkurang, bahkan dimatikan agar tidak membuat baterai Android kamu cepat habis. Ada 5 pilihan mode yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan kinerja Android kamu.
11. GO Battery Saver & Power Widget
Dikembangkan oleh pengembang yang juga mengembangkan GO Launcher EX, maka GO Battery Saver sesuai dijadikan sebagai aplikasi hemat baterai Android terbaik saat kamu menggunakan GO Launcher EX. Dengan fitur-fitur Widget yang dibawanya, kamu bisa mendapatkan gambaran yang menarik yang hemat listrik di Android kamu.
12. Battery Doctor
Jika kamu adalah pengguna setia aplikasi Clean Master, maka kamu cocok menggunakan Battery Doctor . Karena prestasinya saat digunakan bersamaan dengan Clean Master akan menghemat baterai Android kamu, sekaligus juga meningkatkan kinerja dari smartphone milik Anda. Say goodbye to kasus Android lemot dan boros baterai!
13. Battery Dr Saver
Terlalu banyak aplikasi yang berjalan di background akan membuat baterai Android kamu cepat habis. Untuk itu kamu butuh bantuan aplikasi Battery Dr Saver yang bertugas untuk menghentikan semua aplikasi yang tidak terpakai di background . Bukan itu saja, Battery Dr Saver juga akan memberikan perkiraan sisa baterai dari setiap aplikasi yang kamu biarkan berjalan di background .
14. Avast Battery Saver
Dikembangkan oleh pengembang aplikasi penyedia layanan antivirus ternama, avast Battery Saver bukan hanya akan membantu Anda menghemat baterai, tetapi juga membuat kamu merasa aman dari ancaman yang membahayakan smartphone Anda. Ketika kamu berada dalam jangkauan WiFi yang tidak dikenal, secara otomatis aplikasi ini akan mematikan koneksi WiFi kamu. Bahkan Avast Battery Saver menyediakan mode Emergency sebagai mode darurat saat baterai kamu benar-benar mati.
15. Screen Filter
Dengan bantuan Screen Filter , kamu bisa mengurangi tingkat kecerahan layar 50% lebih gelap dari batas maksimum yang bisa dilakukan smartphone Anda. Waktu layar smartphone kamu gelap, maka bukan hanya membuat baterai kamu jadi hemat, tapi juga menjamin kerahasiaan kamu saat mengetik. Ranggi kan kalo ada orang yang suka ngintip saat kamu mainin smartphone?
16. Black Screen of Life
Satu hal yang menjengkelkan dari YouTube adalah fakta bahwa layar smartphone kamu akan tetap menyala selama nonton videonya. Efeknya baterai jadi cepat habis. Untuk mengakalinya kamu bisa menggunakan aplikasi Black Screen of Life . Aplikasi ini membuat layar smartphone Anda padam tanpa menghentikan proses aplikasi yang sedang dijalankan, jadi kamu bisa mematikan layar smartphone Anda tanpa menghentikan musik yang sedang kamu putar di YouTube.
17. Battery Calibration
Alih-alih menghemat baterai, kenapa tidak mencoba untuk membuat smartphone Android kamu menjadi baru lagi? Dengan bantuan Battery Calibration , kamu dapat mengkalibrasi baterai Android kamu agar kinerjanya tetap terasa seperti baru terus. Sayangnya aplikasi hemat baterai yang satu ini membutuhkan akses root untuk dapat digunakan. Untuk mengetahui langkah-langkah penggunaannya, baca dulu artikel berikut: Cara Membuat Baterai Android Seperti Baru Lagi .
18. CurrentWidget: Battery Monitor
Sama seperti Battery Calibration, aplikasi ini dapat digunakan untuk mengkalibrasi kinerja baterai Android kamu agar terasa seperti baru terus. Menariknya untuk menggunakan CurrentWidget kamu tidak membutuhkan akses root . Cara penggunaannya mudah, Anda bisa baca di artikel: Cara Kalibrasi Baterai HP Android Tanpa Root .
19. LeanDroid
Berbeda dengan kebanyakan aplikasi lain, Leandroid akan otomatis aktif begitu ter-install di Android kamu. Begitu aktif, aplikasi ini akan menghemat penggunaan baterai Android kamu dengan cara mematikan akses ponsel data, WiFi, lokasi, dan lain-lain sesuai kebutuhan Anda. Uniknya, kamu dapat mengatur interval tiap berapa menit koneksi data diaktifkan untuk memeriksa pemberitahuan BBM, WhatsApp atau Facebook yang masuk.
20. doze - For Better Battery Life
Sejak Android Marshmallow diperkenalkan, doze yang merupakan fitur hemat baterai Android Marshmallow ini langsung menyita perhatian. Gimana nggak, doze akan mencegah terjadinya wakelock , sehingga membuat baterai Android kamu tidak cepat habis. Bagi Anda yang ingin merasakan fitur doze di Android Lollipop, bisa loh mencoba meng-install aplikasi doze - For Better Battery Life .
Itu dia 20 aplikasi hemat baterai Android terbaik yang bisa Anda gunakan di smartphone Anda. Jadi jika kamu males bawa Power Bank kemana-mana, coba saja gunakan aplikasi-aplikasi tadi untuk membantu Anda menghemat baterai saat menggunakan Android kamu. Selamat mencoba!
Artikel Menarik Lainnya:
- Haruskah Saya Mencabut Baterai Dari Laptop Agar Lebih Awet?
- Haruskah Saya Mencabut Charger HP Ketika tidak Digunakan?
- 5 Tips Merawat Baterai Laptop Non-Alih Biar Lebih Awet
- Dapatkah Nge-Charge Smartphone dengan Charger Smartphone Lain?
- 8 Mitos Baterai HP Android yang Anda Percaya padahal Salah (Part 1)
EmoticonEmoticon